Miliki Komorbid, Lansia Lebih Mudah Terinfeksi COVID-19

$halaman->judul

Reporter : Syamsul Akbar
KRAKSAAN - Juru Bicara Ketua Pelaksana Satgas Penanganan COVID-19 Kabupaten Probolinggo dr. Dewi Vironica mengatakan lanjut usia (lansia) adalah seseorang yang mencapai usia 60 tahun keatas. Angka kematian lansia akibat COVID-19 lebih tinggi dibandingkan usia dewasa muda (Kabupaten Probolinggo kematian lansia dengan COVID-19 mencapai 52%).

“Lansia lebih mudah terinfeksi COVID-19 karena sudah memiliki penyakit lain (komorbid) antara lain penyakit paru, jantung, ginjal, diabetes, darah tinggi dan pada lansia juga terjadi penurunan sistem imun tubuh karena penuaan,” katanya.

Selanjutnya Dewi memberikan beberapa tips untuk lansia agar mengurangi risiko terpapar COVID-19 diantaranya tidur/istirahat cukup, berpikiran positif/optimis untuk mencegah depresi, latihan/olahraga cukup di rumah saja, makan dengan gizi seimbang, distancing (jaga jarak kurang 2 meter), tingkatkan komunikasi via teknologi dengan keluarga/teman serta keluarga memastikan lansia minum obat teratur.

Selanjutnya, jauhi keramaian, perkumpulan, kegiatan sosial misal arisan, reuni dan lain-lain, rutin cuci tangan dengan sabun atau hand sanitizer, memesan makanan/obat melalui keluarga/online, berjemur 2-3 x seminggu serta jaga kondisi lingkungan yang bersih, aman, nyaman dan ventilasi dan cahaya matahari cukup.

Selain itu, pergi/hubungi layanan kesehatan jika ada gejala sesak nafas, demam, asupan makanan menurun atau lemas sepanjang waktu, keluarga/kerabat yang memiliki aktivitas dan berisiko terpapar COVID-19 tidak boleh mendekati lansia serta ajak lansia melakukan kegiatan yang menyenangkan, membaca, merawat tanaman di sekitar rumah dan lain-lain.

“Tips tersebut mungkin bukan untuk Anda (sekarang), tapi setidaknya bisa bermanfaat untuk orang tua, saudara, tetangga atau sahabat. Keluarga sayangi lansia, keluarga bahagia,” pungkasnya. (wan)